Tuesday, December 16, 2008

Mentari, Permata, Mutiara Hati




Mentari, adalah matahari merupakan bintang terdekat dari bumi. Cahaya yang terpancar jauh dari pijar bola panas dapat mencapai bumi dari jarak berjuta kilometer tahun cahaya. Menjadikan salah satu faktor pembeda antara siang dan malam. Di bumi, selalu menampakan diri dari arah Timur dan menenggelamkan diri pada sisi Barat. Jika dijadikan perumpamaan wanita, begitu dirindu saat gelap, sesaat ia terbit rasa rindu menyergap dengan hangat, takkala ia terik rasa jengah mulai mencuat terkadang amarah berlebihan menyertaintya, namun saat terbenam ia begitu indah dengan bias cahaya dikaki langit dengan rona merah, ungu, biru, merah, violet, jingga, kuning dan emas beradu dengan awan. Apapun bentuknya matahari selalu didamba, diharap & di butuhkan, meski terkadang menjengkelkan. Demikian halnya para kaum hawa. Cahayanya sangat dibutuhkan, bagaimana jika dia menyinari hati kita?


Permata, salah satu benda terkeras yang ada dimuka bumi. Oleh para ahli, dikelompokkan kedalam marga batu mulia bersama intan, berlian, safir dan sejenisnya. Begitu kerasnya hingga dibutuhkan waktu yang lama untuk memolesnya. Begitu indahnya setelah dipoles, hingga semua orang terpukau dengan cahayanya. Namun tak semua orang tahu, kalau benda ini tidak mudah ditemukan. Meski ditemukan tidak semua orang tahu. Hanya orang tertentu. Seringkali harus mengeruk dari lapisan bumi, entah di lumpur, gunung atau di batu. Berabad-abad lamanya di puja orang banyak. Hingga untuk memperolehnya seringkali harus merenggang nyawa. Fenomena permata sejak berabad lalu tidak pernah lekang, sama dengan mitos yang membayanginya. Jika sebuah permata di peroleh dengan cara tidak halal dari empunya, hingga harus menumpahkan darah ke tanah. Maka kutukan akan membayangi hidupnya. Jika diumpamakan sebagai wanita, dikala masih berbentuk batu biasa bentuk kusam kadang berlumpur hingga berbau, semua orang mengacuhkannya malah menghujat. Ketika ia dipoles dengan tangan dingin, semua orang memujanya, bahkan berusaha meraih untuk dimilikinya dengan cara apapun. Halal atau haram tak peduli. Karena yang dapat memilikinya derajatnya akan naik serta menjadi pembeda meski diantara kaum darah biru. Namun cahayanya akan redup seiring cinta yang menyertainya. Karena kilau cahayanya hanya nampak jika cintanya yang dimiliki bertaut dengan pemiliknya. Adakah permata yang anda miliki? Milikmu atau rampasan dari nafsu?

Mutiara, benda asing yang masuk kedalam cangkang kerang, lalu dikristalisasi oleh enzim dari kerang yang membentuk bulatan, yang kelak bercahaya. Warnanya beragam dari putih bersih hingga hitam pekat. Namun tak semua kerang dapat menghasilkan mutiara. Dan tak semua kerang mutiara dapat menghasilkan mutiara yang sempurna. Butuh perlakuan khusus, iklim yang stabil serta kerang berkualitas. Sering dijadikan perlambang wanita yang lembut, tenang, sabar, jujur dan anggun. Akankah dia bersanding dengan hati anda?

No comments:

Post a Comment

Masukkan alamat email anda dan nama lengkap